Ketua dan peserta Rakerwil I Gerakan Rakyat Jawa Timur berfoto bersama di Hotel Sinergi, Prigen.
Rakerwil I Gerakan Rakyat Jawa Timur Berlangsung Sukses di Prigen, Pasuruan
Pasuruan, 1 November 2025 –
Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) I Gerakan Rakyat Provinsi Jawa Timur yang digelar di Hotel Sinergi, Prigen, Pasuruan, berlangsung lancar, khidmat, dan penuh semangat persatuan. Kegiatan yang diadakan pada hari Sabtu, 1 November 2025 ini dihadiri oleh seluruh perwakilan pengurus kabupaten/kota se-Jawa Timur.
Rakerwil I ini dipimpin langsung oleh Bapak Prof. H. Misranto, S.H., selaku pimpinan rapat dan tokoh sentral dalam arah gerakan perubahan.
Turut hadir pula perwakilan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerakan Rakyat, yaitu Bapak Iwan Berto, yang menyampaikan pidato pembakar semangat perjuangan.
Dalam sambutannya, Prof. Misranto menegaskan pentingnya menjaga arah perjuangan gerakan agar tetap berpihak pada rakyat dan berlandaskan nilai kejujuran serta keadilan sosial.
Sementara itu, Bapak Iwan Berto menyoroti pentingnya membangun kembali kepercayaan masyarakat di tengah situasi politik yang sarat kepentingan, sekaligus mengajak seluruh peserta untuk memperkuat konsolidasi dan kerja nyata di lapangan.
Rapat ini diakhiri dengan seruan penuh makna dari Bapak Iwan Berto, yakni kata semangat:
> “HURA” – Hanya Untuk Rakyat.
Kata ini menggema di seluruh ruangan sebagai simbol tekad Gerakan Rakyat untuk terus memperjuangkan aspirasi dan kepentingan rakyat kecil di seluruh penjuru Jawa Timur.
Dengan terselenggaranya Rakerwil I ini, diharapkan Gerakan Rakyat Jawa Timur semakin solid dan menjadi pelopor perubahan menuju politik bersih, beretika, dan berpihak pada rakyat.
Muhammad Adi Setiawan adalah Ketua Partai Aksi Rakyat Gresik dan pendiri Media Aksi Rakyat – Gresik Digital.
Melalui media ini, beliau berkomitmen membangun kesadaran politik rakyat, memperjuangkan keadilan sosial, dan menumbuhkan semangat kemandirian bangsa.
Dengan prinsip “Berjuang bukan untuk menang, tapi agar kebenaran tidak kalah,” perjuangannya menjadi suara bagi rakyat kecil dan pergerakan moral bangsa.